Langsung ke konten utama

Do Something According to Your Passion


Hi, guys.  I hope that you are fine. Kali ini gue mau bahas sesuatu yang mungkin menjadi kebingungan seseorang ketika dia memilih suatu pekerjaan atau yang lainnya.Yes, lakukan sesuatu sesuai dengan keinginanmu, maka semuanya akan berjalan lancar.
Pernah mikir nggak, kenapa Bill Gates pernah jadi orang terkaya di dunia? Atau cerita tentang Mark pendiri Facebook? Satu hal yang gue pelajari dari kisah hidup mereka adalah mereka melakukan sesuatu sesuai dengan passion yang mereka miliki. Buat yang belum ngerti passion itu apa, gue jelasin. Jadi gini, passion itu kecenderungan kita buat ngelakuin sesuatu yang kita inginkan, walaupun itu nggak di bayar, kita rela ngehabisin waktu berlama-lama buat ngerjainnya. Misalnya gini, lo suka nulis, dan lo jadikan menulis sebagai passion lo. Maka mau berjam-jam pun lo bakal menulis walaupun nggak dibayar.
Beberapa orang sering bertanya,”Gue nanti kalo milih pekerjaan harus sesuai dengan passion yang gue miliki atau lihat dari segi salary-nya tapi gue nggak suka di bidang itu?”
Disini, jawabannya udah jelas bukan? Lakukan sesuatu sesuai dengan passion yang lo miliki. Nggak peduli seberapa besar gajinya. Kalau lo lakukan sesuai passion, kebelakang semuanya bakal ngikutin, mulai dari gaji dan tentunya kita jadi semangat karena kita ngelakuin hal itu memang karena suka. Coba aja, kalau lo ngelakuin hal yang nggak lo suka? Gimana rasanya? Nggak enak, kan? Walaupun gajinya besar, semuanya nggak akan terasa menyenangkan.
Gue mau cerita lagi, kali ini cerita dari beberapa temen gue. Mereka adalah orang-orang yang gue pikir bakalan sukses di masa depan. Why? Karena mereka sudah tau apa passion yang mereka miliki. Contohnya temen gue yang punya hobi nggambar. Gambarnya bagus, bagus banget malahan untuk kategori pelajar. Dulu dia sering banget terima jasa buat gambar wajah orang gitu. Dan ketika temen-temen gue yang lain—termasuk gue—masih bingung mau ngapain setelah libur ujian nasional. Dia bahkan udah terima banyak orderan buat nggambar wajah orang. Dan emang gue akui, gambarnya bagus banget, pokoknya mirip banget sama orang aslinya.
Mungkin nanti saat lo ngambil keputusan buat melakukan hal sesuai passion lo, kemungkinan akan di remehin, but siapa yang peduli gitu. Kita udah dewasa dan kita di tuntut untuk mengambil keputusan sendiri atas hidup yang kita miliki. Jadi, ntar kalau kita udah semakin dewasa, kita nggak akan nyesel karena melakukan hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Lalu untuk yang terakhir, misalnya nih, lo udah terlanjur ngelakuin hal yang nggak sesuai dengan passion yang lo miliki dan karena suatu alasan lo nggak bisa mengubahnya. Saran dari gue, lakuin yang terbaik dan niatkan buat Tuhan, bukannya kita hidup terkadang juga terpaksa ngelakuin sesuatu buat seseorang yang nggak kita sukai atau buat hal-hal—pekerjaan—yang emang kita nggak sukai juga. Maka dari itu lakukan untuk Tuhan! Buat orang tersayang aja bisa, kenapa nggak buat Tuhan juga. Finally, thank you for reading.


Komentar