Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Simple

Hello guys , topik kali ini nggak akan se- simple judunya,ya. Oke, kita mulai dari mana nih. Jadi gini, hidup ini sebenernya itu simple , yang bikin rumit itu pikiran kita. Kenapa gue bilang begini? Karena manusia kebanyakan nurutin ego-nya hingga membuat semuanya jadi lebih rumit. Padahal kalo kita lihat, hal itu nggak rumit-rumit amat, bahkan lebih simple dari yang kita pikirkan. Misalnya nih, kita diundang ke acara ulang tahun temen, tema pakaian yang diambil sederhana. Tapi, karena temen-temen kita semuanya pake barang-barang yang mewah, kita jadi kepengen dan ngikutin gaya mereka. Padahal, mungkin aja finansial kita nggak mendukung. Akhirnya apa? Kita bela-belain ngelakuin ini itu buat dapetin tuh pakaian mahal. Simple aja bisa kan? Oke, lanjut. Gue suka heran sama orang yang suka ngurusin hidup orang lain. Sumpah demi apapun gue paling benci tipikal orang kayak gini. Kelaut ajalah sana. I don’t care about what do you think when I say it. Yes, gue emang gini. Kenapa...

Definition of Success

Hello people, comeback to my blog. Topik kali ini agak serius,ya. Entah kenapa akhir-akhir ini gue merasa kehilangan sesuatu dari diri gue sendiri, kayak semacam sesuatu yang dapat menggugah diri gue. Minggu ini gue juga malas buat belajar karena stress mikirin foto album dan lainnya.   Lalu gue bikin tulisan ini karena ketika gue stress, gue merasa perlu meluangkan waktu buat ngelakuin hal-hal yang gue suka. Seperti sekarang, gue secara spontan nulis apa yang gue pikirin. Last week , ada agenda pembagian rapor tengah semester. Dan ya, ini adalah salah satu yang membuat gue merasa gimana gitu, maybe. Nilai gue juga nggak bagus-bagus amat dan nggak jelek-jelek amat juga, aduh ngomong apa sih gue. But, there was one friend of mine who was a rival in middle school and until now in high school. Of course, this time it’s gonna be her best.Maybe this is what made me feel like I failed. Dibanding menilai apa yang gue lakukan, gue malah berpikir kalau this test is very difficult ...

Lima Menit Penuh Arti

Hello guys, kali ini gue mau posting tentang tugas tari gue waktu kelas 11. Mungkin ini akan kebanyakan foto doang karena gue nggak punya banyak cerita. Jadi, kita beberapa bulan nyiapin tari ini. Latihan hampir dua kali seminggu sampai beberapa bulan. Pusing-pusing nyari kostum sampai kesel mikirin dekor. Dan waktu hari H tiba, tampil nggak ada 10 menit. Walaupun begitu, gue tetep kangen dengan momen ini karena setelah kelas 12 nggak ada lagi hal-hal seru kayak gini. Semua sibuk mikirin gimana buat naikin nilai semester wkwk. By the way, tari yang gue ambil adalah Tari Enggang dari Kalimantan ya, makanya muka kita kayak gitu. Foto ini gue ambil dari waktu latihan sama pas tampil. Seharusnya sih ada videonya juga, tapi waktu itu nggak ada yang nge-video kita sih, haha.

Bali Day 2

Halo guys , balik lagi sama gue. Kali ini gue mau nyeritain tentang pengalaman hari kedua gue tour ke Bali. Seperti yang udah gue bilang sebelumnya, gue tidur lebih dulu dibandingin temen gue yang lain. Tentu aja karena gue kecapekan setelah hampir tengah malam baru sampai hotel dan disana kita nggak langsung tidur, tapi beresin bawaan koper kita dulu. Kalau temen gue tidurnya pada jam dua pagi. Gue sempet mikir kalo mereka itu ngapain aja sampe segitu padahal hari pertama sampe disana rasanya itu capek banget karena hampir dua hari di dalam bus doang. Lalu paginya, jangan harap kita bakalan pagi-pagi udah siap. Nyatanya nggak guys, kita bangun aja dibangunin sama temen yang tidur di kamar sebelah dan waktu kita lihat jam, ternyata udah jam lima pagi. Mungkin kalian berpikir kalo jam segitu masih terlalu pagi buat kita bangun. Tapi eitss, kalian harus tahu kalo temen gue semuanya bangun jam 4 pagi. Jadi, nggak salah dong kalo gue bilang kita kesiangan bangun karena tinggal sejam la...

About 18

Tulisan ini dimulai ketika umur gue tepat 18 tahun. Gue nggak tahu kenapa gue ingin menulis ini, tapi gue hanya ingin setidaknya sedikit memberikan pemikiran gue tentang umur 18 tahun, yang menurut sebagian orang adalah hari yang spesial karena mereka sedang berulang tahun. Dulu gue bukanah orang yang mempunyai banyak teman. Bahkan waktu SMP gue termasuk orang yang agak sulit bergaul, maybe. Bukannya gue nggak mau bergaul atau apa. Tapi, gue mempunyai prinsip bahwa gue hanya butuh satu orang buat gue jadiin temen yang setia daripada gue punya banyak temen tapi pas nanti gue susah mereka nggak ada . Gue nggak suka seperti itu. Jadi, secara nggak langsung gue membatasi pertemanan gue sendiri.. Mungkin ada beberapa temen yang deket juga, tapi ketika kita berbeda kelas, kita menjadi jauh seolah pertemanan kita selama ini nggak ada. Hanya Ulya (Ika Ananda U) yang sampai sekarang masih tetep menjadi temen gue sampai saat ini walaupun dua tahun terakhir masa SMA kelas kita berbeda setel...

Siapa Orang yang Menginspirasi bagi Gue

Halo guys, come back to my blog. This time I will tell you about who is inspirating for me. Siapa orang yang menyadarkan gue lagi tentang artinya bersyukur. Mereka adalah orang-orang hebat namun masih mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Dari mereka gue bisa melihat bahwa diluar sana masih banyak orang lain yang membutuhkan bantuan. Gue emang egois. Gue akui itu. Dulu, gue tipikal orang yang nggak pernah puas dengan apa yang ada didalam diri gue sendiri. Gue punya sesuatu yang nggak dimiliki oleh orang lain, tapi gue masih minta sesuatu yang lainnya lagi. Gue masih bisa makan sedangkan diluar sana masih banyak orang yang harus menahan lapar seharian lantaran mereka tidak punya uang buat beli makanan. Gue punya tempat tinggal yang membuat gue nggak kehujanan dan kepanasan sementara diluar sana masih banyak orang yang tidur ditenda bahkan depan toko. Gue mendapatkan kesehatan sementara diluar sana banyak orang berjuang karena penyakit yang dideritanya. Intinya gue mempunyai banyak ni...