Langsung ke konten utama

About 18


Tulisan ini dimulai ketika umur gue tepat 18 tahun. Gue nggak tahu kenapa gue ingin menulis ini, tapi gue hanya ingin setidaknya sedikit memberikan pemikiran gue tentang umur 18 tahun, yang menurut sebagian orang adalah hari yang spesial karena mereka sedang berulang tahun.
Dulu gue bukanah orang yang mempunyai banyak teman. Bahkan waktu SMP gue termasuk orang yang agak sulit bergaul, maybe. Bukannya gue nggak mau bergaul atau apa. Tapi, gue mempunyai prinsip bahwa gue hanya butuh satu orang buat gue jadiin temen yang setia daripada gue punya banyak temen tapi pas nanti gue susah mereka nggak ada. Gue nggak suka seperti itu. Jadi, secara nggak langsung gue membatasi pertemanan gue sendiri..
Mungkin ada beberapa temen yang deket juga, tapi ketika kita berbeda kelas, kita menjadi jauh seolah pertemanan kita selama ini nggak ada. Hanya Ulya (Ika Ananda U) yang sampai sekarang masih tetep menjadi temen gue sampai saat ini walaupun dua tahun terakhir masa SMA kelas kita berbeda setelah hampir 4 tahun kita sekelas.
Lalu prinsip gue seakan luntur ketika gue menemukan teman baru dan tentunya atmosfer baru di hidup gue. Ada mereka miun, zahro, ndut, mbeg, kenti, ayuk, nopi, cik in, juna. Mereka seolah dua tahun terakhir ini menjadi sahabat-sahabat gue.
Tepat 5 hari setelah gue ulang tahun yang ke 18 tahun. Mereka kembali membuat gue sadar bahwa gue sekarang udah cukup dewasa. Umur delapan belas tahun bukanlah umur dimana gue hanya bersantai-santai tanpa melakukan apapun.
Mereka datang ke rumah gue sekitar jam setengah lima sore. Mereka mensuprise gue. Walaupun sebenernya gue udah lihat sebelum mereka sampai dirumah gue. Awalnya gue berpikir bahwa mereka akan mengetuk pintu rumah gue terlebih dahulu karena gue udah lihat mereka di depan rumah. Jadi ya gue santai-santai aja nggak ada muka bakalan terkejut.
Tapi gue malah nggak kepikiran pas mereka masuk barengan tanpa mengetuk pintu, disana gue terkejut banget dong. Gue hanya bisa senyum-senyum nggak jelas. Gue terharu. Oke fiks, gue lebay. Lanjuttt......
Lalu setelah itu mereka minta foto bareng, yaudah gue iyain dong karena emang kalo ada yang ulang tahun kita foto dulu sebelum makan kuenya. Disini hal yang tidak gue duga terjadi lagi, ketika kita mengambil foto, waktu itu yang ngambil foto itu zahro. Gue emang agak bingung karena biasanya zahro itu nggak mau jadi tukang foto tapi ini dia malah nawarin buat motoin kita, gue sedikit curiga dong, tapi gue mikirnya yaudahlah mungkin dia emang ingin karena adik gue juga nggak mau motoin kita.
Dan byuurrr, gue terkena tepung tepat diatas kepala gue. Bersama dengan kue yang gue bawa juga. Kue yang rencananya mau dimakan malah kena tepung semua.
Singkat cerita ,setelah mereka pulang, malamnya gue buka kado dari mereka. Dan isinya adalah boneka sapi. Sumpah demi apapun untuk pertama kalinya gue suka boneka. Dulu waktu kecil gue juga pernah beli boneka, tapi itu karena dipaksa orang tua gue katanya kalo anak perempuan itu mainnya ya boneka, yaudah akhirnya gue beli walaupun sampai rumah yang pegang juga adik gue.
Gue itu tipikal orang yang nggak suka hal-hal berbau perempuan. Kayak misalnya boneka, tapi terkecuali sama boneka sapi ya. Nggak tahu aja, menurutku boneka sapi itu sangat lucu. Oh ya guys, intinya makasih kadonya, gue suka banget. Terus warna pink dan juga bunga, gue nggak terlalu suka. Intinya gue cewek tapi gue nggak suka hal yang berbau cewek. Mungkin kalian berpikir bahwa gue tomboy. It’s OK, terserah kalian. Itu hak kalian buat menilai. Gue nggak terlalu mikirin itu. Hidup juga hidup gue sendiri ya nggak.
Kemudian ada hal yang membuat gue sadar bahwa gue nggak pernah peka terhadap sekitar. Temen yang gue pikir nggak terlalu dekat sama gue, ternyata ngucapin HBD buat gue. Padahal pas dia ulang tahun, gue nggak ngucapin sama sekali, padahal banyak dari temen gue yang buat story wattsap tentang dia, tapi gue nggak. Ternyata kalau dipikir, gue emang terlalu cuek buat sekedar ngasih ucapan HBD ke orang lain.
Lalu kalau nggak salah dua hari kemudian, setelah gue pulang sekolah. Gue dapat kejutan lagi, kamar gue direnovasi sama orang tua gue. Terus malamnya gue diajak jalan-jalan. Semua makanan ditawarin kegue. Gue jadi bingung dong karena biasanya nggak begini, terus gue mikir mungkin aja karena gue lagi ulang tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengemis Kakek Tua

Halo, kembali lagi sama gua, Fitri. Kali ini gua mau share cerita yang menurut gua cukup mengubah pemikiran gua selama ini. Tentang bagaimana hidup gua yang jarang banget gua syukuri. Padahal di luar sana masih banyak orang yang keadaannya di bawah gua. Tapi, gua nggak pernah mencoba memikirkan itu sebelumnya. Pagi itu, ntah tanggal berapa tapi yang pasti masih di bulan agustus 2018. Gua melakukan aktivitas pagi seperti biasa, karena waktu itu hari libur. Jadi, gua nggak sekolah. Sekitar pukul 9 pagi, gua habis olahraga dan bersih-bersih dikamar gua. Setelah itu gua mau mandi. Karena handuk yang akan gua pakai ada diluar, jadi gua keluar rumah. Nah, kebetulan waktu itu ada seorang kakek membawa karung yang menurut gua isinya beras. Dia udah renta. Pakaiannya sudah terlihat tua. Dari sini gua udah tau bahwa dia pengemis. Awalnya gua nggak denger waktu dia manggil-manggil gitu. Mungkin kalo gua nggak keluar rumah, gua nggak akan tahu kalo ada kakek itu. Lalu gua ambil uang kemud...

Cara Belajar untuk Ujian Nasional

Belajar adalah sebuah proses mendapatkan informasi untuk dikelola di otak. Terkadang pelajar membutuhkan waktu banyak untuk mempelajari suatu bab. Namun, mereka mengeluhkan tidak memahami bab tersebut ketika selesai belajar. Oleh karena itu, diperlukan metode-metode belajar yang efektif sehingga informasi yang kita pelajari dapat terserap dalam waktu yang efisien. Berikut ini beberapa metode yang bisa meningkatkan efisiensi belajar kalian : 1.       Jangan Lihat Waktu Waktu memang perlu kalian perhitungkan dalam mengerjakan soal-soal. Tetapi untuk belajar materi kalian tidak perlu menghabiskan waktu lama tetapi pikirkanlah berapa bab yang ingin kalian habiskan dalam sehari itu. Sehingga kalian bisa lebih enjoy dalam belajar. 2.       Pelajari per Bab Sering kali metode belajar yang di lakukan oleh pelajar adalah metode semua materi dalam sekejap. Walaupun akhirnya mereka tidak mengerti apa-apa. Hal ini justru sangat salah, ka...

Aplikasi Penunjang Produktivitas

Beberapa masalah selalu berkaitan dnegan produktivitas seseorang. Jika mereka memiliki produktivitas yang baik maka kemungkinan besar mereka tidak akan menunda pekerjaannya dimana hal itu dapat menurunkan konsentrasi stress akibat tekanan terhadap pekerjaan. Kali ini aku ingin menulis tentang aplikasi penunjang produktivitas. Aplikasi ini sudah ada yang aku coba beberapa, mungkin kalian bisa menggunakan aplikasi ini agar produktivitas kalian dapat meningkat sehingga kalian tidak akan malas. 1.       WPS Office Aplikasi ini merupakan aplikasi yang biasa di gunakan dalam bentuk dokumen. Namun, keunggulan dari aplikasi ini yaitu mampu membuka beberapa file dalam berbagai bentuk, misalnya bentuk doc, excel, power point, dan pdf. Tentunya hal ini sangatlah simple untuk membuat ponsel kalian tidak terlalu banyak kehabisan memori dan juga kalian bisa mendapatkan fitur ini sekaligus di dalam satu aplikasi. 2.       Google Calend...