Langsung ke konten utama

Percayalah! Apa yang kita lakukan selalu di nilai


Saya punya sebuah cerita yang cukup menarik untuk saya bagikan kepada kalian. Sederhana, bahkan beberapa di buat sebagai meme yang beredar di internet. Ceritanya seperti ini, ada seorang ayah dan anak laki-lakinya berjalan sambil menuntun keledai. Di suatu pedesaan ada orang yang berkomentar,’ hei, lihat itu! Mereka sangat bodoh! Punya keledai tapi tidak di naiki’
Sang ayah lalu berpikir. Benar juga omongan orang itu. Dia akhirnya memutuskan untuk menyuruh anaknya menunggangi keledai tersebut. Kemudian melanjutkan perjalanan. Mereka sampai lagi disebuah pemukiman, seseorang berkata,”jahat sekali anak itu, membiarkan ayahnya menuntun keledai mereka.”
Sang ayah berpikir kembali. Dia akhirnnya memutuskan untuk menaiki keledai tersebut. Menggantikan anaknya. Ketika sampai di pemukiman lagi, seseorang berkata,”hei lihat! Orang tua itu tidak kasihan dengan anaknya. Lihatlah anaknya di suruh berjalan kaki sementara dia menaiki keledai itu.”
Sang ayah bingung. Untuk terakhir kalinya dia memutuskan untuk menaiki keledai tersebut bersama dengan anaknya. Namun, sekali lagi masih ada orang yang berkomentar,”Kasihan sekali keledai tersebut, harus membawa anak dan ayahnya.”
Dari cerita tersebut, ada hal yang bisa saya bagikan dengan anda. Sebuah nilai kehidupan yang akan menuntuk kita ke arah yang lebih baik. Bukan berarti saya selalu benar mengenai hal ini. Anda bisa saja menyebut saya banyak ngomong atau semacamnya karena tidak ada hal-hal mendasar yang bisa menjadi tolok ukur  mengenai hal ini.
Satu hal yang pasti dalam hidup kita adalah bahwa selalu akan ada orang yang berkomentar. Apa yang saya anggap baik, belum tentu anda anggap baik. Apa yang kita pikirkan bisa jadi berbeda dengan pemikiran orang lain. Namun, seperti itulah sistemnya bekerja.
Hidup seperti bagian dari hal-hal yang mengukur segalanya. Pola pikir anda sangat berpengaruh terhadap segala hal. Termasuk kasta, kekuasaan, dan semuanya. Terkadang ada beberapa orang yang tidak memikirkan itu, tapi lebih banyak iya.
Ketika saya berkata bahwa hidup kita selalu di komentari oleh orang lain. Hal yang bisa saya lakukan adalah mengabaikannya. Saya tidak membual tentang ini. Semasa saya sekolah, ada sebuah praktek nilai yang mengharuskan saya memerankan hal yang tidak saya sukai (seperti bernyanyi). Suara saya tidak bagus, bahkan terdengar sangat cempreng. Saya tahu jika saya bernyanyi mungkin saja ada yang berkomentar suara saya sangat tidak enak di dengar atau minimal mereka tertawa dengan suara cempreng yang saya miliki. Tapi apa saya peduli?
Tidak. Saya hanya memikirkan ketika saya berada di depan saya harus percaya diri. Tidak peduli seperti apa mereka akan berkomentar karena mereka tidak punya sesuatu yang mengubah hidup saya. Dulu ada semacam kajian islami yang diadakan setiap hari jum’at dan saya terpilih sebagai penceramah dari kelompok saya(dulu di bagi beberapa kelompok dalam sekelas). Saya memerankannya seperti seorang penceramah. Saya mempraktekkan berjalan ke sana-kemari dengan begitu percaya diri. Suara saya tidak begitu bagus, bahkan terkadang masih terbata-bata karena di hadapan umum. Lalu apa yang saya lihat, semuanya tertawa. Saya bukan merasa terhina atau apa karena mereka menertawai saya, hanya saja saya berpikir mungkin saya sudah menghibur mereka. Ya, dan seperti itu. Saya tidak pernah menganggap semuanya tindakan teman-teman saya sebagai sesuatu yang serius.
Ketika kita berpikir,”bagaimana jika kita salah? Atau bagaimana jika mereka tidak suka?”. Jika anda masih berpikir seperti ini, anda salah besar dalam menilai hidup. Seperti yang saya katakan sebelumnya. Hidup kita selalu ada yang mengomentari. Bahkan ketika kita sukses. Satu-satunya cara yang efektif untuk mengubah cara pandang kita terhadap sesuatu adalah dengan berkata,”apa yang akan saya lakukan hari ini?”
Tanpa harus memikirkan apakah orang lain suka atau tidak. Keputusan hidup ada di diri anda sendiri. Ketika anda akan melakukan sesuatu, anda tidak perlu memikirkan bagaimana orang lain akan terkesan dengan apa yang anda lakukan.
Seperti ketika anda memilih melakukan hobi anda daripada bekerja seharian di ruangan ber-AC. Mungkin orang lain akan berpikir itu hal yang gila. Mereka mungkin berpikir keputusan yang anda ambil tidak akan berakhir baik. Lalu mereka menasehati anda tentang segala hal yang mungkin sampai membuat anda bosan. Lalu beberapa tahun kemudian, anda sukses dengan hobi anda. Sebut saja menjadi seorang fotografer terkenal dari hobi anda. Mereka yang awalnya menasehati anda dengan segala hal akan kembali berkomentar. Walaupun bedanya sekarang lebih menyanjung anda sebagai sosok yang berhasil.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengemis Kakek Tua

Halo, kembali lagi sama gua, Fitri. Kali ini gua mau share cerita yang menurut gua cukup mengubah pemikiran gua selama ini. Tentang bagaimana hidup gua yang jarang banget gua syukuri. Padahal di luar sana masih banyak orang yang keadaannya di bawah gua. Tapi, gua nggak pernah mencoba memikirkan itu sebelumnya. Pagi itu, ntah tanggal berapa tapi yang pasti masih di bulan agustus 2018. Gua melakukan aktivitas pagi seperti biasa, karena waktu itu hari libur. Jadi, gua nggak sekolah. Sekitar pukul 9 pagi, gua habis olahraga dan bersih-bersih dikamar gua. Setelah itu gua mau mandi. Karena handuk yang akan gua pakai ada diluar, jadi gua keluar rumah. Nah, kebetulan waktu itu ada seorang kakek membawa karung yang menurut gua isinya beras. Dia udah renta. Pakaiannya sudah terlihat tua. Dari sini gua udah tau bahwa dia pengemis. Awalnya gua nggak denger waktu dia manggil-manggil gitu. Mungkin kalo gua nggak keluar rumah, gua nggak akan tahu kalo ada kakek itu. Lalu gua ambil uang kemud...

Cara Belajar untuk Ujian Nasional

Belajar adalah sebuah proses mendapatkan informasi untuk dikelola di otak. Terkadang pelajar membutuhkan waktu banyak untuk mempelajari suatu bab. Namun, mereka mengeluhkan tidak memahami bab tersebut ketika selesai belajar. Oleh karena itu, diperlukan metode-metode belajar yang efektif sehingga informasi yang kita pelajari dapat terserap dalam waktu yang efisien. Berikut ini beberapa metode yang bisa meningkatkan efisiensi belajar kalian : 1.       Jangan Lihat Waktu Waktu memang perlu kalian perhitungkan dalam mengerjakan soal-soal. Tetapi untuk belajar materi kalian tidak perlu menghabiskan waktu lama tetapi pikirkanlah berapa bab yang ingin kalian habiskan dalam sehari itu. Sehingga kalian bisa lebih enjoy dalam belajar. 2.       Pelajari per Bab Sering kali metode belajar yang di lakukan oleh pelajar adalah metode semua materi dalam sekejap. Walaupun akhirnya mereka tidak mengerti apa-apa. Hal ini justru sangat salah, ka...

Aplikasi Penunjang Produktivitas

Beberapa masalah selalu berkaitan dnegan produktivitas seseorang. Jika mereka memiliki produktivitas yang baik maka kemungkinan besar mereka tidak akan menunda pekerjaannya dimana hal itu dapat menurunkan konsentrasi stress akibat tekanan terhadap pekerjaan. Kali ini aku ingin menulis tentang aplikasi penunjang produktivitas. Aplikasi ini sudah ada yang aku coba beberapa, mungkin kalian bisa menggunakan aplikasi ini agar produktivitas kalian dapat meningkat sehingga kalian tidak akan malas. 1.       WPS Office Aplikasi ini merupakan aplikasi yang biasa di gunakan dalam bentuk dokumen. Namun, keunggulan dari aplikasi ini yaitu mampu membuka beberapa file dalam berbagai bentuk, misalnya bentuk doc, excel, power point, dan pdf. Tentunya hal ini sangatlah simple untuk membuat ponsel kalian tidak terlalu banyak kehabisan memori dan juga kalian bisa mendapatkan fitur ini sekaligus di dalam satu aplikasi. 2.       Google Calend...