Hai,
gue balik. Nggak jauh-jauh dari apa yang terjadi di lingkunganku. Gue belajar
banyak hal dari orang-orang yang gue temui. Dari mereka gue belajar pengalaman
apa yang belum mampu gue dapatkan. Nggak banyak, yang pasti mereka mengubah
cara pandang hidup gue.
Jadi
gini, gue punya temen. Dari yang gue lihat sih anaknya orang kaya, kemampuan
finansialnya tercukupi. Tipe-tipe apa yang dia pengen bakal di turutin. Secara
singkat beda sama hidup gue. Pernah gue mikir jika gue di posisinya enak kali
ya. Apa-apa di turutin, pengen les di turutin, nggak perlu mikir finansial
ketika pengen sesuatu. Lalu gue tahu, ternyata apa yang gue lihat nggak sesuai
dengan ekspektasi gue.
Mereka
ternyata hidup kayak di dalam penjara. Semuanya sudah di atur, kayak kalian
tinggal nurut aja. Nggak boleh ngelawan. Gue jadi mikir kalau hidup emang nggak
boleh di bandingkan. Ada yang finansial keluarganya oke, tapi ngga harmonis.
Ada yang keluarganya harmonis, tapi finansial nggak oke. Semuanya kembali pada
diri kita sendiri. Itulah perlunya bersyukur dalam hidup. Semua hal di dunia
ini ada kadarnya. Kita nggak bisa miliki sesuatu melebihi batasnya.
Tanggal
lahir kita aja beda sama orang lain.Kenapa harus membandingkan hidup kita sama
mereka?
Kita
nggak tahu apa yang ada di baliknya. Kita hanya melihat luarnya dan berpikiran,
ya andai saja gue kayak mereka.
Padahal kita punya kehidupan yang kadang membuat iri orang lain. Namun, kita
terlalu melihat ke sekitar jadi nggak sadar kalau hidup kita udah beruntung.
Cara
pandang kita mempengaruhi segalanya. Kita akan berpikiran baik jika kita
memandang hal-hal baik. Begitu sebaliknya. Misalnya kalian sedang naik bus.
Kalian berada disisi kiri dengan pemandangan lautan yang luas. Kalian pasti
akan menganggap itu hal indah, dan kalian suka. Berbeda jika kalian berada di
sisi kanan, banyak hutan-hutan belukar. Kalian pasti akan menganggap hal itu
buruk. Tidak enak untuk di pandang.
Terkadang
hidup memang seperti itu. Manusia nggak ada rasa puasnya. Selalu ingin lebih. Wajar
sih, ini kan spesies manusia, hehe. Tapi, tetep aja, kita sebagai manusia nggak
boleh lupa dengan bersyukur. Jangan terlalu melihat ke atas.Lihat ke bawah, ada
banyak orang yang hidupnya kurang beruntung di banding kita.
Kadang ada hal-hal yang tidak kita sadari, yang
mana hal tersebut perlu kita syukuri sebanyak mungkin. Contohnya, kita punya
kedua tangan yang lengkap, mungkin aja di luar sana ada orang yang tidak punya
tangan lengkap. Kita bisa berjalan sesuka hati, di luar sana ada orang yang
bahkan nggak bisa berdiri karena lumpuh. Don’t say Alhamdulillah. Karena dengan
itu kita akan menjadi pribadi yang bersyukur dan di j
Komentar
Posting Komentar