Hai,
gue balik! Sekarang gue akan lebih aktif di dunia blog, hehe. Jadi gini, kali
ini gue mau bahas hal-hal yang sangat penting. Barangkali yang membaca tulisan
gue ini sedang dalam masa-masa sulit, masa-masa dimana hati bimbang dan pusing,
ciyee wkwk.
Oke,
jadi gini. Dalam hidup tidak ada yang namanya masalah. Masalah hanyalah bagian
sudut pandang kita yang salah. Tergantung kita menyikapinya bagaimana. Ada
orang yang dari luar hidupnya sangat bahagia, dia punya keluarga lengkap, dan
uangnya banyak. Tapi siapa yang tau di balik itu dia mempunyai masalah yang
besar. Misalnya, ternyata dia di lilit utang, keluarganya broken home. Tapi
dengan sudut pandang yang dia miliki, dia seakan tidak punya masalah. Semua
masalah hilang begitu saja.Lalu ada juga orang yang apa-apa di pikirin,
sehingga apa yang seharusnya tidak perlu menjadi perlu. Apa yang seharusnya
tidak jadi masalah menjadi masalah. Itulah akibat adanya perbedaan cara
pandang.
Lalu
apa yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim jika terkena masalah?
Perbanyak
dzikir. Ingatlah Allah. Dia tidak akan memberikan masalah di luar batas
kemampuan hamba-Nya. Pandanglah masalah sebagai jalan untuk menjadi manusia
yang lebih baik. Kita di uji karena Allah ingin kita belajar kesabaran. Gue
punya kakak kelas, dua tahun di atas gue, berarti angkatan 2016. Dia anaknya
pinter, sering juara paralel, tapi apa? Dua tahun berturut turut dia tidak
lolos seleksi PTN. Baru tahun ini dia lolos kedokteran. Ternyata dia butuh
waktu dua tahun untuk menjadi orang yang luar biasa. Kegagalan nggak membuat
dia putus asa atau gimana. Justru dari itu dia belajar banyak hal. Dan akhirnnya
lolos di prodi yang dia impikan. Sekarang bahkan jadi seangkatan gue,hehe.
Itulah
proses. Kita nggak akan tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Sebagai manusia
kita hanya di perbolehkan untuk berusaha, tidak ada yang namanya masalah dalam
hidup. Ketika seseorang bilang itu sulit, maka akan menjadi sulit. Ketika
seseorang bilang itu mudah, maka akan menjadi mudah. Lisan, hati, dan pikiran
kita menentukan semuanya. Jadi semuanya harus seimbang. Perbanyaklah perkataan
yang baik-baik, tenangi hati dengan dzikir biar adem, penuhi pikiran kita
dengan hal-hal yang baik, jangan sampai pikiran kita kosong. Karena jika
kosong, maka hal-hal yang seharusnya tidak jadi masalah menjadi masalah.
Ingat,
masih ada Allah. Ketika kita berpegang teguh pada Allah. Kita percaya dengan
ketentuanNya. Maka tidak akan ada kekecewaan. Semuanya akan baik-baik saja.
Segala permasalahan hidup akan diangkat. Kalian mau rezeki lancar, Dia berikan,
mau segala urusannya di permudah, semuanya akan Allah permudah. Cukup satu,
percaya pada Allah. Kadang dalam hidup kita perlu bersikap cuek dengan hal-hal
yang tidak perlu. Hal itu berguna untuk menghindari kita dari kekecewaan.
Misalnya nih, yang baru-baru ini kan ada pengumuman SBMPTN, buat yang belom
lolos , tidak perlu sedih. Cukup ingat, masih ada Allah. Bilang saja dalam
hati,”nggak apa-apa nggak lolos, masih ada Allah.” Ibaratnya gini, kalian punya
masalah apapun dalam hidup bilang aja,”nggak apa-apa, masih ada Allah.” Maka
jika kalian mendapatkan kabar yang tidak kalian inginkan, insyaAllah kalian
akan di hindarkan dari kekecewaan.
Cukup
itu aja yang mau gue sampaikan, semoga tulisan ini bermanfaat buat kalian.
Komentar
Posting Komentar