Halo,
gue balik lagi. In this time, I will
sharing about something. Yap, topiknya masih nggak jauh-jauh dari berusaha.
Gue ingin kalian yang baca ini punya pemikiran yang agak terbuka bahwa segala
hal yang kita inginkan tidak mudah di dapat. Seperti menunggu benih tanaman
yang tumbuh, seperti itulah proses berusaha.
Terkadang
banyak orang yang merasa dirinya gagal hanya karena dia terjatuh satu kali.
Mereka merasa tidak punya masa depan hanya karena dia gagal sedangkan teman-temannya
tidak. Ketahuilah kalau apa yang kalian lihat tidak semudah kelihatannya.
Kebanyakan
dari kita selalu bilang,”enak ya mereka
bisa gitu.”
Padahal
kita nggak tahu apa yang sudah dia korbankan buat mencapai hal tersebut. Bisa
jadi waktu, tenaga, dan uang sudah dia kerahkan semuanya. Gue selalu bilang ke
diri gue sendiri kalau gue harus berusaha. Karena apa? Semua hal yang gue
pengen nggak ada yang instan. Semuanya butuh proses.
Mungkin
ada sebagian rasa takut di dalam diri kita, bagaimana jika nanti kita gagal,
bagaimana jika...
Dan
bagaimana jika untuk kesekian kalinya.
Kita
ternyata terlalu berpikiran sempit. Terlalu takut sehingga tidak cepat
bertindak. Terlalu banyak membuang waktu.
Gue
punya temen online, kenal dari grup soal di whatsapp. Dia ambis banget buat
ngejar stan. Setiap hari belajar. Nggak tidur kalo belom selesai. Kadang gue
kebangun jam 3 pagi dan dia masih online. Yap, walaupun akhirnya dia gagal di
bagian tkp, itu nggak masalah karena dia ngerasa lega udah bisa berusaha
semaksimal mungkin.
Sebelum
gue keterima sbmptn, gue udah di tolak snmptn duluan, kampus yang gue pengen
nggak mau nerima gue. Lalu apa yang gue lakukan saat itu? Gue langsung ngeprint
semua soal-soal sbmptn tahun-tahun lalu. Gue ikut beasiswa APERTI BUMN buat
Telkom University dan gue nggak lolos. Lalu gue ikut PBUTM UGM buat program
sarjana dan sarjana terapan. Dua-duanya nolak gue. Saat itu gue sedih banget
dong. Gue nggak bisa gantungin harapan gue cuma di SBMPTN doang. Akhirnya buat
jaga-jaga gue ambil utul dan simak ui. Dan Alhamdulillah, saat pengumuman
SBMPTN gue di nyatakan lolos. Walaupun bukan di universitas top seperti UI,ITB,
dan UGM. Gue cukup puas karena ini hasil jerih payah usaha gue sendiri. Rasanya
lega aja gitu. Semuanya terbayar lunas.
Dari
kegagalan itu juga gue belajar banyak hal tentang sebuah proses. Hal tersebut
membuat diri gue tahan banting, nggak gampang sedih, dan tentunya nggak
berharap terlalu banyak tentaang suatu hal, yang penting gue berusaha, gue
berdoa. Dan hasilnya gue pasrahin sama Allah SWT. Apapun hasilnya akan gue
terima, dan Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan harapan gue.
Komentar
Posting Komentar