Hello
guys, kembali lagi di bulan Agustus. Gue berharap bulan ini menjadi awal yang
baik buat kita semua. Kali ini gue mau bahas hal-hal yang akhir-akhir ini
membuat gue merasa jijik. I think ,
ini seharusnya tidak di lakukan gitu. Tetapi entah kenapa hal seperti ini dianggap wajar dan biasa.
Oke
buat pembukaan, jadi gini, dalam hidup pasti ada sesuatu yang kita inginkan.
Entah itu baju baru, laptop baru, pekerjaan, atau yang lainnya. Terlepas dari
semua hal itu, pernah nggak sih kalian sadar bahwa hal-hal yang kita inginkan
tersebut kadang susah buat didapat. Mungkin saja masalah finansial kita nggak
cukup, atau yang lainnya.
Beberapa
hari terakhir ini banyak banget hal-hal yang membuat gue merasa kesal. Gue tau
seharusnya gue nggak boleh merasa seperti itu. Karena setiap orang punya jalan
mereka sendiri.
1#Mereka yang punya banyak uang
akan disanjung tinggi
Oke,
ini merupakan hal yang sudah biasa dan wajar di masyarakat. Semua orang
mengetahui hal ini. Mereka yang punya banyak uang dianggap mempunyai status
sosial yang tinggi dimasyarakat. Sedangkan mereka yang mempunyai finansial
kelas menengah dan rendah dianggap mempunyai status sosial yang biasa saja.
Status sosial ini bermacam-macam misalnya dalam hal berbicara. Ketika orang
yang memiliki status sosial tinggi maka ketika dia berbicara, kebanyakan orang
cenderung akan mendengarkannya, walaupun hal yang dibicarakan tidak terlalu
penting. Berbeda dengan orang yang memiliki status sosial rendah, dia mau
bicara sepenting apapun, jarang ada orang yang mendengarkannya. Bahkan mungkin
tidak ada.
2#Mereka yang pintar cenderung
dianggap sukses
Bukan
rahasia lagi, bahkan orang tua pun kadang percaya dengan hal ini. Nilai akademik
dianggap tolok ukur kesuksesan seseorang. Ketika seseorang mendapatkan nilai
akademik yang rendah, mereka cenderung dianggap gagal. Padahal bukan seperti
itu definisi kesuksesan. Pernah mendengar cerita Jack Ma, pendiri Alibaba
Group. Beliau bahkan gagal dalam akademik, beberapa kali mendaftar universitas
dan tidak ada yang menerimanya. Tapi akhirnya dia sukses menjadi orang terkaya
di Cina. Jadi pelajaran yang kita dapat, jangan terlalu mengagung-agungkan
nilai akademik. Semua hal tidak hanya diukur dari nilai. Kita bisa melakukan
semua hal yang kita bisa, bukan hanya akademik yang mengukur kesuksesan kita.
3#Miskin Ngeluh, Kaya Sombong
Tidak
berbeda juga, gue beberapa hari ini sering mendengar keluhan orang lain. Entah
masalah mereka yang inilah itulah. Intinya hanya satu, kalian kurang bersyukur.
Sehingga apa yang kalian dapat seringkali kalian tetap merasa kekurangan.
Ketika kita di bawah, kita mengeluhkan masalah finansial yang tidak cukup untuk
sekedar beli tas baru. Ketika kita berada diatas kita lupa bahwa kita pernah
berada di bawah, sehingga kita menjadi orang yang sombong. Tau kenapa iblis di
kutuk oleh Allah SWT ? itu karena mereka sombong.
4#Nggak perlu menampakkan apa yang
kita punya
Kebanyakan
orang ketika memiliki sesuatu mereka cenderung memamerkannya di media sosial. Mereka
memasang story, foto, dan video yang memamerkan apa yang mereka punya. Gue cuma
mau bilang kalau hal seperti itu kadang bisa membuat orang lain iri. Bisa saja
mereka jadi tidak bersyukur dengan apa yang mereka miliki sekarang ini
dikarenakan kalian memamerkan barang yang mungkin mereka inginkan. Kita
seharusnya tidak perlu seperti itu, daily life adalah hal yang privasi, tidak
perlu semua orang tau.
Oke
guys, cukup itu saja yang mau gue omongin because
beberapa hal tersebut mengganggu pikiran gue. Dan itu bikin gue muak! Ok, bye bye.
Komentar
Posting Komentar