Halo!
Hari ini gua mau ngomongin sesuatu yang menurut gua penting dan ga penting sih.
Jadi beberapa hari yang lalu gua habis nonton youtube tentang perjalanan sukses
salah satu start up di Indonesia. Pendirinya mas Neo. Dari video tersebut,
intinya kalua kita sudah sukses jangan
lupa untuk memberikan manfaat kepada sekitar.
Gua
langsung berpikir, iya juga ya,
karena apapun yang kita miliki nggak akan mempunyai nilai jika kita nggak
memberikan manfaat bagi orang lain. Sebenarnya tujuan kita hidup itu untuk apa?
Mungkin
beberapa orang akan menjawab hal-hal seperti materi, misalnya ingin membangun
rumah saat usai segini, ingin mempunyai pekerjaan yang mereka ingikan, ingin
mempunyai perusahaan, dan lain-lain. Akan tetapi pernah nggak kita berpikiran
untuk berniat, ketika kita punya ini, gua akan memberikan ini kepada orang di
sekitar gua.
Pertama
kali kita lahir aja sudah menjadi beban buat orang lain, yaitu ibu kita. Ibu kita
rela mempertaruhkan nyawanya demi kita. Kemudian, kita bernafas aja menjadi
beban buat orang lain. Pikirkan saja, kita mengurangi jatah oksigen yang terkandung
di bumi. Oleh karena itu, seenggaknya kenapa kita nggak jadi orang yang
bermanfaat bagi sekitar. Sehingga dengan kehadiran kita di dunia ini dapat
memberikan kesan bagi orang-orang terdekat.
Jangan
pernah mencari musuh, itu pelajaran yang terpenting. Mempunyai banyak teman
lebih enak daripada mempunyai musuh. Karena kita nggak tahu salah satu dari
mereka akan menolong kita suatu hari nanti saat sedang kesusahan. Beberapa
orang lebih suka membuat geng, sebenarnya menurut gua itu tidak bisa disebut
geng, itu hanya masalah bagaimana kita nyaman dengan orang lain.
Jika
kita berteman dengan orang yang kurang kita kenal, maka tentu saja ada rasa
tidak nyaman. Gua sekarang sedang berusaha untuk memperbanyak teman dimanapun.
Gue nggak pilih-pilih teman dikampus gua saat ini. Gua berteman degan semuanya.
Karena emang gua akui, ketika gua berteman dengan mereka semua, banyak orang
juga yang memberikan bantuan ketika gua kesulitan. Dalam berteman, kita juga
nggak bisa terus mengharapkan tanpa memberi.Cobalah untuk menjadi orang yang
pertama memberi, nanti akan banyak hal-hal yang datang kepada kita tanpa diduga
sebelumnya. Gua masih agak kesulitan ketika melakukan ini. Tapi gua akan
berusaha.
Kemudian,
jangan lupa untuk berterima kasih kepada setiap orang yang telah membantu kita.
Karena yang gua tau, orang pasti sangat suka jika mereka dihargai. Cobalah
untuk memperbaiki kata-kata dalam menyampaikan terima kasih. Jangan hanya terima kasih, tetapi tambahkan beberapa
kata yang bisa membuat mereka berpikir bahwa bantuan mereka memang sangat
berarti bagi kita. Karena terkadang kita terlalu cuek dengan hal ini.
Terakhir, mulailah untuk selalu berpikiran
positif, nggak semua hal harus kita lihat dari sisi negatifnya. Salah satu
lulusan dari Universitas Edinburg, gua bertemu beliau di acara talk show. Beliau berkata bahwa
orang-orang Inggris suka sekali memberikan komentar yang positif walaupun
sebenarnya negative. Misalnya kita membuat kue yang aromanya harum tetapi
rasanya tidak enak. Maka mereka akan mengatakan sisi yang positifnya saja yaitu
aromanya yang harum. Lalu mengapa hal ini tidak kita terapkan dalam kehidupan
kita? Terkadang kita terlalu melihat sisi negatifnya, padahal ada bagian-bagian
positif yang bisa kita nilai.
Oke,
sekian cerita hari ini. Terima kasih sudah mebaca. Sebenarnya tujuan gua nulis
ini adalah untuk menjadi bahan refleksi bagi diri gua snediri buat kedepannya.

Komentar
Posting Komentar